Economics Valuation of Natural Park Bu’at In South Central Timor Regency East Nusa Tenggara Province Using Travel Cost Method

  • W. Lutan Program Studi Ilmu Lingkungan, Program Pasca Sarjana, Universitas Nusa Cendana
  • F. L. Benu Jurusan Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Nusa Cendana
  • L. M. Riwu Kaho Jurusan Produksi Ternak, Fakultas Peternakan, Universitas Nusa Cendana,
Keywords: Valuasi Ekonomi, Travel Cost Method, Willingness to Pay, Surplus Konsumen, Jumlah Kunjungan

Abstract

Taman Wisata Alam Bu’at merupakan salah satu obyek wisata unggulan di Kabupaten Timor Tengah Selatan. Penelitian ini Menggunakan Metode Biaya Perjalanan dan bertujuan untuk Mengetahui karakteristik sosial- ekonomi pengunjung, Mengetahui pengaruh biaya perjalanan, pendapatan, pendidikan, jarak, waktu dan usia terhadap jumlah kunjungan, Mengetahui besar penilaian ekonomi yang ditunjukkan dengan surplus konsumen, dan Mengetahui analisis pasar (trend) jumlah kunjungan terhadap Taman Wisata Alam Bu’at. Penelitian menggunakan metode accidental sampling dengan jumlah sampel 115. Analisis data menggunakan analisis deskriptif untuk mengetahui karakteristik pengunjung Taman Wisata Alam Bu’at, analisis regresi untuk mengetahui pengaruh biaya perjalanan, pendapatan, pendidikan, jarak, waktu dan usia terhadap jumlah kunjungan dan analisis trend untuk mengetahui jumlah kunjungan pada tahun-tahun mendatang. Hasil analisis deskriptif diketahui karakteristik responden per zona berdasarkan nilai rata-rata adalah biaya perjalanaan Rp.107,171.23, pendapatan Rp.1,623,916.04, pendidikan tingkat SLTA, jarak 11 km, waktu perjalanan 17 menit dan umur 28 tahun. Hasil analisis regresi menunjukkan bahwa terdapat dua variabel yang berpengaruh secara signifikan terhadap variabel terikat, yaitu variabel biaya perjalanan dan variabel pendapatan. Surplus Konsumen Taman Wisata Alam Bu’at sebesar Rp.271,089.42 per tahun atau Rp.135,544.71 per satu kali kunjungan. Nilai Ekonomi Total Taman Wisata Alam Bu’at adalah Rp.694,531,094.04/tahun. Hasil perhitungan trend menunjukkan penurunan jumlah pengunjung sebanyak 163 orang/tahun.

Published
2018-06-23